Nyeri haid termasuk kondisi yang normal, tapi seringkali bisa mengganggu aktivitas. Maka dari itu bisa dilakukan beragam cara untuk meredakan rasa nyeri, seperti menghindari konsumsi makanan tertentu. Beberapa makanan yang dilarang saat haid karena memuat kandungan tertentu yang bisa menyebabkan rasa nyeri semakin parah.
Rasa nyeri di bagian perut bawah saat haid disebabkan oleh kontraksi rahim yang menekan pembuluh darah di sekitarnya. Selama rasa sakitnya masih bisa ditoleransi, maka nyeri haid termasuk normal. Namun jika sampai menyebabkan sulit beraktivitas atau memicu gejala yang lebih parah lainnya, nyeri haid sudah tergolong tidak normal dan perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Benarkah Pola Makan Mempengaruhi Nyeri Haid?
Banyak perempuan berpikir nyeri haid dipengaruhi oleh hormon. Padahal kenyataannya, nyeri haid bisa juga dipengaruhi oleh pola makan. Penelitian global menyebutkan bahwa perempuan yang mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak trans yang tinggi memiliki kadar CRP (indicator inflamasi) 73% lebih tinggi dibanding mereka yang membatasi.
Nyeri haid sebenarnya adalah cara tubuh dalam merespon inflamasi. Mengonsumsi makanan yang mengandung gula dan lemak trans yang tinggi dalam memicu inflamasi sistemik. Respon yang muncul adalah peningkatan prostaglandin, sehingga kontraksi rahim lebih intens yang menyebabkan rasa nyeri lebih hebat.
Tidak hanya itu, konsumsi kafein juga menyempitkan pembuluh darah yang berdampak pada menurunnya aliran darah ke rahim. Itulah yang menyebabkan kram lebih kuat. Kondisi bisa semakin buruk jika saat haid mengonsumsi gula berlebih. Insulin yang naik akibat konsumsi gula terlalu banyak bisa menyebabkan perut mudah kembung.
Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa apa yang dikonsumsi saat haid menentukan seberapa kuat rasa nyeri yang muncul. Untuk itu, perempuan perlu tahu makanan yang dilarang saat haid dan makanan yang dianjurkan dikonsumsi selama haid untuk mengurangi nyeri.
Daftar Makanan yang Dilarang Saat Haid
Menjelang haid, sebagian perempuan bisa saja mengalami kenaikan nafsu makan. Beberapa perempuan bahkan menginginkan makanan tertentu secara berlebihan, seperti camilan manis. Tidak hanya menginginkan jenis makanan tertentu, pola makan juga bisa berubah menjelang haid, misalnya tetap ingin makan meski sudah kenyang.
Perubahan nafsu dan pola makan menjelang haid terbilang normal. Namun tentu perubahan itu tidak boleh dibiarkan hingga keluar kontrol. Perempuan harus tetap membatasi asupan makanan, terutama yang bisa memperparah nyeri haid. Berikut ini adalah daftar makanan yang dilarang saat haid.
1. Makanan Asin
Makanan yang terlalu asin atau tinggi garam sebaiknya dikurangi saat haid. Hal ini dikarenakan garam bisa memicu terjadinya penumpukan cairan di dalam tubuh. Selain itu, garam yang terlalu banyak juga bisa menyebabkan perut kembung dan memperparah kram perut.
2. Minuman Berkafein
Kafein dapat memicu produksi asam lambung berlebih yang bisa menambah rasa tidak nyaman di perut saat haid. Parahnya lagi, kafein juga bisa menimbulkan rasa gelisah, cemas, hingga sulit tidur. Semua itu dapat memperburuk mood atau mengacaukan suasana hati saat haid.
3. Makanan Berlemak Tinggi
Makanan yang dilarang saat haid berikutnya adalah makanan yang mengandung lemak tinggi, seperti gorengan dan masakan bersantan. Makanan berlemak dapat meningkatkan hormon estrogen yang dapat memicu nyeri payudara dan bisa juga memperparah peradangan yang menyebabkan nyeri haid.
4. Produk Olahan Susu
Produk olahan susu yang dikenal tinggi kalsium dan baik untuk tulang ternyata termasuk pemicu nyeri haid yang parah. Pasalnya, kalsium pada susu justru bisa menyebabkan perut kembung. Lemak pada susu juga mengandung asam arakidonat yang memproduksi prostaglandin sehingga dapat menyebabkan kram.
5. Makanan Olahan
Makanan olahan termasuk makanan yang dilarang saat haid. Beberapa jenis makanan olahan yang sebaiknya dihindari selama haid antara lain sosis, nugget, dan lain sebagainya. Makanan olahan umumnya mengandung banyak zat yang tidak baik untuk tubuh, seperti zat aditif, zat pengawet, perasa dan pewarna buatan, serta garam yang terlalu tinggi.
Solusi Praktis dan Aman Redakan Nyeri Haid dengan Sido Muncul Kunyit Asam
Di samping ada makanan yang sebaiknya dihindari saat haid, tentu ada juga makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama haid terutama yang bisa meredakan nyeri. Bahkan ada yang lebih praktis dan terbukti aman untuk meredakan nyeri haid, yaitu Sido Muncul Kunyit Asam.
Kunyit asam dikenal sebagai jamu tradisional dengan segudang manfaat. Penelitian dalam Complementary Therapies in Medicine menyebutkan bahwa senyawa curcumin pada kunyit berpengaruh terhadap karakteristik fisik, perilaku, dan emosi menjelang menstruasi. Ini juga termasuk dengan kram perut, lelah berlebihan, dan perubahan suasana hati.
Kunyit asam juga bagus untuk kesehatan rahim, antara lain membantu meredakan nyeri haid karena sifat anti-inflamasinya, melancarkan siklus haid, mengatasi keputihan, serta mendukung pemulihan setelah melahirnya. Senyawa antioksidan pada kunyit juga dapat membantu melawan peradangan dan mencegah perkembangan sel abnormal.
Selain menghindari makanan yang dilarang saat haid, lewati masa menstruasi dengan istirahat cukup, mengonsumsi makanan bergizi dan bernutrisi, minum air putih, serta jangan lupa minum Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan yang terbuat dari ekstrak kunyit dan ekstrak asam Jawa.
Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan bermanfaat untuk meredakan nyeri haid yang mengganggu serta melancarkan haid. Produk ini dapat dikonsumsi dengan cara diminum langsung 1-2 kali sehari sebelum, selama, dan setelah haid. Agar lebih nikmat, konsumsi produk ini dalam keadaan dingin. Kemasannya sangat praktis dan mudah dibawa kemana saja agar saat haid tetap terasa nyaman beraktivitas.

